Selasa, 01 Juni 2010

kerinduan


Di Sinai hatimu yang mekar

Ku jatuhkan kedalaman jiwa ini

Pada ruas kelembutanmu

Yang makin terjal ku khidmati

Sebab…..

Seolah kau…

Tak kunjung fahami

Jiwa macam apakah ini?

Dan

Pada daun alismu yang serupa malam

Ku tasbihkan

lafadz keindahan dengan tunduk

bagai penguasa yang linglung

atas keagungannya

Entah…

berapa lama ku jalani hidup

untuk menunggu kabar mu

alunkanlah….

Dengan lembut

Cintamu ke dalam sanubari ku

Terbitlah sebagai mentari abadi

Karena…

Di sudut baratlah

kan ku nanti sesirat cahaya fajar

untuk malam purnama mu

0 komentar:

Posting Komentar